Paket
Fasilitas
Galeri
Chat me
7 Hal Tentang Makam Rasulullah ﷺ

7 Hal Tentang Makam Rasulullah ﷺ

7 Hal Tentang Makam Rasulullah ﷺ – Makam Nabi Muhammad ﷺ  berada di dalam Masjid Nabawi, Madinah. Makam Rasulullah ﷺ  tak pernah sepi dari peziarah karena menjadi salah satu tempat teristimewa di tanah suci Madinah. Umat Muslim yang datang ke Madinah selalu menyempatkan diri beribadah di dalam Masjid Nabawi, termasuk di Raudhah lalu berziarah ke makam Rasulullah ﷺ. Berikut merupakan 7 hal tentang makam Nabi Muhammad ﷺ

  1. Pagar Tinggi Berhias Emas

Makam Rasulullah ﷺ dibatasi pagar tinggi dengan berhias kaligrafi berwarna keemasan. Pagar emas merupakan sisi depan dari ruang yang menampunng makam Nabi ﷺ dan dua Para Sahabat

  1. Tiga Lubang di Pembatas Emas

Terdapat lubang untuk mengintip ke dalam Kamar Suci tersebut, namun makam Nabi  tidak terlihat. Lubang terbesar ada di sebelah kiri yang lurus menghadap makam Nabi . Lubang tengah menghadap makam Abu Bakar, dan lubang kanan menghadap makam Umar.

  1. Tembok yang Mengelilingi Makam

Dinding ruangan terbuat dari batu hitam dan atapnya memiliki kubah hitam kecil yang disebut Qubbat an-Nur. Kamar Suci atau makam Rasulullah ﷺ  tidak memiliki gerbang dan benar-benar tertutup dari luar, kecuali sebuah jendela kecil di kubah yang terhalang oleh pagar emas di bagian depan. Tembok tersebut dibangun oleh Umar bin Abdul Aziz pada 91 Hijriyah sehingga tidak ada seorang pun yang boleh masuk ke dalam Kamar Suci itu.

  1. Dinding Tambahan Dibangun

Makam Rasulullah ﷺ  kini diberi tembok pembatas, tak ada pintu atau jendela. Sultan Nuruddin Zengi membangun tembok tebal dari timah cair di sekitar kuburan Nabi . Tembok dibangun setelah ada insiden upaya orang Nasrani yang hendak menggali makam Rasulullah ﷺ pada 1164 Masehi atau 554 Hijriyah. Namun, upaya pencurian dan penggalian makam Nabi  tercatat sudah beberapa kali terjadi di masa lalu.

  1. Rumah Aisyah RA

Nabi Muhammad ﷺ  dimakamkan di rumah Aisyah RA, tempat beliau tinggal saat wafat. Aisyah RA tinggal di rumah kecil nan sederhana di samping masjid. Rumah Aisyah RA dan Hafshah RA terletak di dalam Kamar Suci tersebut dan berdekatan satu sama lain. Mereka biasa berbicara satu sama lain dari rumah mereka sendiri.

  1. Rasulullah ﷺ Dimakamkan Persis di Tempat Beliau Wafat

Seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumya, makam Rasulullah ﷺ digali di bawah tempat tidur beliau dan sempat terjadi perdebatan antarsahabat saat akan memilih lokasi untuk memakamkan beliau. Kemudian Abu Bakar datang menjadi penengah dalam perdebatan tersebut dan berkata bahwa dia mendengar Nabi  bersabda bahwa “Seorang Nabi tidak pernah dikuburkan di tempat lain selain tempat di mana dia meninggal.”

Baca juga : Mengenal Sunnah ketika Umroh

  1. Makam di Dalam Masjid

Pada masa Al-Walid I Sulayman ibn Abdul Malik (715-717 M) dari Dinasti Umayah, dilakukan perluasan area masjid. Sebab, jumlah umat Islam saat itu semakin banyak. Adik tiri Al-Walid I Sulayman ibn Abdul Malik, Umar ibn Abdul Aziz, merekomendasikan agar makam Rasulullah ﷺ shallallahu ‘alaihi wa sallam dimasukkan dalam area Masjid Nabawi.

Selain itu, dibangun dinding setinggi 5 meter mengelilingi makam agar tidak tampak dari dalam masjid dan tidak ada yang melakukan perbuatan syirik di sekitar makam. Terdapat makam dua sahabat Rasulullah ﷺ, yakni Abu Bakar Ash Shiddiq dan Umar ibn Khattab.

Bagi Sahabat yang merasa belum puas dengan penjelasan tentang 7 Hal Tentang Makam Rasulullah ﷺ diatas, Sahabat dapat berziarah langsung saat berkunjung ke Masjid Nabawi, Madinah. Sahabat dapat bergabung di KBIH Nurul Hayat Travel. Karena di KBIH Nurul Hayat Travel ini tertarik untuk berkomitmen “Memberi kemudahan berhaji dan berumroh sejak Anda berniat”. Layanan ini tidak ber-orentasi pada keuntungan (non profit). Didukung dengan SDM, infrastruktur, fasilitas dan jaringan yang memadai sehingga KBIH Nurul Hayat dapat memberikan layanan yang cukup maksimal kepada calon jamaah haji dan umroh yang bergabung didalamnya. KBIH Nurul Hayat adalah Layanan dari Yayasan Nurul Hayat yang didirikan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional terpercaya Nurul Hayat.

Museum 2 Tanah Suci

Museum 2 Tanah Suci

Museum Haramain atau disebut juga Museum 2 Tanah Suci

Museum 2 Tanah Suci – Atau Museum Haramain ini menampilkan dimensi budaya dan sejarah dari Dua Masjid Suci. Museum ini memiliki karakter yang unik dalam dunia Islam karena menampilkan peninggalan Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah yang dilestarikan sejak berabad-abad yang lalu. Museum Haramain terletak di sebelah Pabrik Kiswa Ka’bah di Umm Al-Jood di Makkah dan diresmikan sejak 25 Syawal 1420 oleh Amir Makkah, Pangeran Abdul Majeed. Museum ini memiliki luas lebih dari 1.200 meter persegi dan desain eksteriornya selaras dengan dekorasi Islam yang unik di Masjidil Haram.

Barang-barang yang dipamerkan di museum ini diantaranya seperti lencana marmer, pilar dan foto sejarah. Ada juga prasasti dari Masjidil Haram, koleksi abstrak, manuskrip, foto-foto kuno dua al-Haramain, serta Salinan langka Al-Qur’an. Ide museum muncul dari kebutuhan untuk menghindari artefak Islam yang tak ternilai dari Masjidil Haramain. Ekspansi besar-besaran yang terjadi di Haramain selama berabad-abad memunculkan parasasti, artefak dan karya arsitektur tersebut. Tujuan dari museum ini didirikan adalah sebagai pameran mahakarya Islam serta untuk mendidik generasi penerus guna mengenalkan mereka pada era sejara Islam.

Baca juga : Paket Umrah Nurul Hayat 

Tangga Kayu Jati yang Digunakan untuk Mengakses Ka’bah

Diantara benda-benda di dalam museum, ada beberapa benda yang paling menonjol yaitu antara lain kayu jati berornamen di atas roda yang berasal dari tahun 1824 dan digunakan untuk mengakses Ka’bah. Ada pula pintu logam emas raksasa Ka’bah dan aula Zamzam yang berisi alat sumur Zamzam beserta cincin dan tutup sekaligus roda pengangkat airnya yang berasal dari akhir abad ke-14 H.

Informasi Lengkap Paket Umroh

Di  KBIH Nurul Hayat Travel  ini tertarik untuk berkomitmen “Memberi kemudahan berhaji dan berumroh sejak Anda berniat”. Layanan ini tidak ber-orentasi pada keuntungan (non profit). Didukung dengan SDM, infrastruktur, fasilitas dan jaringan yang memadai sehingga KBIH Nurul Hayat dapat memberikan layanan yang cukup maksimal kepada calon jamaah haji dan umroh yang bergabung didalamnya. KBIH Nurul Hayat adalah Layanan dari Yayasan Nurul Hayat yang didirikan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional terpercaya Nurul Hayat

Disebelah Manakah Raudhah?

Disebelah Manakah Raudhah?

Disebelah Manakah Raudhah – Raudhah secara bahasa memiliki arti kebun atau taman. Raudhah dalam Masjid Nabawi merupakan area yang terletak di antara rumah Rasulullah SAW dan mimbar yang beliau gunakan untuk berdakwah. Tempat ini selalu digunakan oleh Rasulullah SAW untuk melakukan shalat sampai akhir hayat beliau.

Dalam salah satu hadits disebutkan:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ الْمَازِنِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ

Artinya: Dari Abdullah bin Zaid Al-Mazini, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: Tempat di antara rumahku (makam) dan mimbarku ini adalah Raudhah (kebun) di antara beberapa kebun surga. (HR. Bukhari)

tidak heran apabila ada ribuan orang berebut serta berdesakan untuk melakukan ibadah di tempat mulia itu. Berbagai amalan dilakukan oleh para jamaah dalam memanjatkan doa, membaca dzikir, melaksanakan shalat sunnah, membaca Al-Qur’an dan lain sebagainya karena diyakini tempat tersebut mustajab

Dalam Syarah Muslim karya Imam Nawawi dijelaskan:

ذَكَرُوا فِي مَعْنَاهُ قَوْلَيْنِ أَحَدهمَا : أَنَّ ذَلِكَ الْمَوْضِع بِعَيْنِهِ يُنْقَل إِلَى الْجَنَّة ، وَالثَّانِي : أَنَّ الْعِبَادَة فِيهِ تُؤَدِّي إِلَى الْجَنَّة

Artinya: Para ulama menjelaskan ada dua makna tentang Raudhah; pertama, Raudhah adalah tempat yang akan dipindah ke surga; kedua, beribadah di tempat itu (Raudhah) akan mengantarkan masuk surga.

Raudhah memiliki luas sekitar 330 meter persegi, yakni kurang lebih 15m x 22m ditandai dengan 15 tiang yang ada di dalamnya. Batas area Raudhah yaitu:

  1. Di sebelah kiri adalah makam Nabi SAW
  2. Di tengah adalah Mihrab Nabi
  3. Di sebelah kanan adalah mimbar Nabi

Baca juga: Umroh Murah 30 Hari

Ciri-ciri Raudhah yaitu tiang yang diukir bunga emas atau garis emas. Terdapat Mihrab Nabi dan tempat muadzin mengumandangkan Adzan. Untuk memasuki Raudhah wajib menggunakan permit, untuk Wanita masuk dari pintu 37, dan keluar persis di bawah kubah hijau yakni pintu 39. Sedangkan untuk area masuk pintu 30 atau 32 bersebelahan dengan area Raudhah, jalan masuknya sama saat melewati pintu 25. Namun, pembatasnya kini sudah berubah menjadi di sebelah kanan Raudhah.

Menjelajahi 5 tempat Wisata Religi di Mekkah

Menjelajahi 5 tempat Wisata Religi di Mekkah

Bagi masyarakat muslim dunia, Mekkah adalah kota suci yang wajib dikunjungi sekali seumur hidup. Kota ini sangat penting karena digunakan sebagai tempat haji dan Umrah. Selain untuk ritual keagamaan, kota yang setiap tahun dikunjungi oleh jutaan orang ini juga digunakan sebagai destinasi wisata. Beragam tempat Wisata di Mekkah bisa dikunjungi mulai dari Wisata Religi Mekkah, sejarah, alam, dan belanja.

Kalau kamu dalam waktu dekat berniat untuk melakukan perjalanan wisata ke makkah, Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata nya.

Wisata Religi

Mengunjungi tempat wisata diMekkah yang berfokus pada ibadah dan religi tidak sulit. Berikut beberapa tempat yang bisa kamu kunjungi  untuk keperluan ibadah atau sekedar untuk menikmati kebesaran Islam.

  1. Masjidil Haram

Masjidil haram adalah tempat yang terpenting karena disana lah kegiatan ibadah terkait dengan haji dilakuka, Jutaan orang datang kesini setiap tahunnya untuk melakukan thawaf, atau mengelilingi ka’bah dan juga shalat disini.

Masjid terbesar di Makkah ini tidak pernah sepi, dari pagi hingga pagi kembali banyak orang berkunjung untuk melakukan ibadah dan menyempurnakan keislamannya.

2. Minna

Minna merupakan kawasan gurun yang berada 5 kilometer dari pusat kota. Tempat wisata kota di Mekkah ini juga bisa disebut kota tenda, karena pada setiap tahunnya banyak jamaah haji yang mendirikan tenda ditempat itu. Tenda ini memiliki warna putih dan di dalamnya sudah ada fasilitas AC dan tempat tidur.

Saat terbaik untuk menikmati mina adalah saat musim haji, Di luar musim haji kawasan mina cenderung sepi meski berfasilitas seperti rumah sakit dan restoran sudah dibangun dengan baik oleh pemerintah Arab Saudi.

3. Jabal Rahmah

Jabal rahmah merupakan gunung kecil atau bisa juga kita sebut sebagai bukit di arafat yang sangat bersejarah bagi umat muslim diseluruh dunia. Ditempat inilah Adam dan Hawa dipertemukan setelah diturunkan dibumi. Dan disinilah sejarah umat manusia dimulai.

Jabal Rahmah saat ini menjadi tempat untuk berdoa, Jutaan orang setiap hari datang kesini untuk berdoa agar dosanya diampuni. Kalau kamu ingin datang kesini datang lah pagi atau sore agar tidak terlalu panas.

4.  Jamarat

Jamarat atau lebih dikenal dengan jumrah adalah tempat paling penting saat prosesi ibadah haji. Semua jamaah haji akan melakukan proses lempar jumrah atau batu pilar yang sudah diubah saat ini menjadi tembok besar alasan keamanan.

Prosesi lempar jumrah ini dilakukan sebagai simbol pengusiran setan atau iblis yang menganggu manusia. Dengan begitu urusan ibadah manusia tidak akan mengalami gangguan lagi.

5. Muzdhalifah

Muzdhalifah adalah padang landai yang digunakan tempat tinggal oleh jamaah haji dari pagi hingga sore hari, Selama seharian mereka akan berdiam diri sembari memanjatkan doa dan berdzikir.

Saat hari biasa tidak banyak jamaah yang datang kesini sebab biasanya jamaah umroh hanya lewat saja atau berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya.

Demikianlah ulasan tentang tempat wisata di mekkah yang wajib dikunjungi oleh muslim indonesia. Informasi lain terkait Ibadah umrah dan haji bisa kalian cek di nhumroh.com Selamat merencanakan wisata ke tanah suci.

Jeddah pintu Gerbang Makah menuju Madinah

Jeddah pintu Gerbang Makah menuju Madinah

jeddah

Jeddah, Gerbang antara Makkah dan Madinah – Tatkala berbicara tentang tanah suci umat islam, pikiran kita dengan segera akan tertuju kepada 2 kota diarab Saudi, Makkah dan Madinah. Makkah merupakan kota yang paling disucikan umat islam sedunia. Di sinilah awal bermula sejarah islam,

Mulai dari tempat pembawa risalahnya umat islam yaitu Nabi Muhammad SAW, hingga sebagai kota terletaknya Ka’bah , situs suci ke arah mana kaum muslim mengarahkan dirinya ketika sholat. Asapun madinah ( sebelumnya bernama Yastrib), yang jaraknya sekitar 442 kilometer dari makkah memiliki posisi krusial lain dalam sejarah islam.

Hijrah nya nabi Muhammad dikota ini pada tahun 622 Masehi menjadi awal dari penanggalan islam yang masih dipakai higga saat ini. Madinah juga menjadi lokasi dimana Nabi Muhammad SAW dimakamkan.  Diluar  kota diatas, sebenarnya ada kota-kota lain dijazirah Arab yang juga mempunyai tempat penting dalam sejarah islam. Salah satunya adalah kota Jeddah, sebuah kota yang jauh ini lebih banyak dikenal sebagai pelabuhan melalui apa para jamaah haji dari seantero dunia akan memasuki makkah dan Madinah.

Di luar sebagai kota pelabuhan para calon haji, Jeddah mempunyai sejarah lain yang tak kalah menariknya. Kota ini memiliki banyak nama, tergantung pada pengucapan dalam bahasa apa yang kita pakai. Diantara nama-nama itu adalah Jidda, jiddah, jaddah, dan juddah.

Mengapa demikian? Sebabnya tak lain karena ada keyakinan bahwa Hawa, nenek moyangnya seluruh umat manusia, turun di sini dari surga. Makam Hawa pun dipercaya ada di Jeddah. Sementara itu, Nabi Adam diyakini turun di India. Mereka berdua lalu bertemu di Gunung Arafat. Kota Jeddah terletak sekitar 70 kilometer di sebelah baratnya Makkah. Sejarah Jeddah bisa dilacak hingga ke tiga milenium silam.

Awalnya kota ini hanyalah sebuah kawasan persinggahan yang dipakai sebagai tempat istirahat bagi para nelayan selepas mereka melaut. Khalifah Usman bin Affan adalah sosok penting yang kemudian memajukan Jeddah.

Dialah yang sejak tahun 648 M menjadikan kota ini sebagai kota pelabuhan bagi para calon jamaah haji yang akan ke mekkah. Ini terutama sekali bagi mereka yang melintasi Laut Merah untuk mencapai Jazirah Arab.

Kedatangan para calon haji ini tak hanya menyebabkan datangnya demikian banyak orang ke Makkah dan Madinah. Para calon haji ini juga yang secara signifikan memajukan perekenomian Jeddah. Aktivitas perdagangan berkembang dengan sangat cepat di kota ini.

Kekuatan politik regional dan global turut mewarnai sejarah Jeddah. Pada abad ke-15, Jeddah berada di bawah kekuasaan Dinasti Mamluk dari Mesir. Posisi gubernur Jeddah dipegang oleh Hussein al-Kurdi, seorang pangeran Mamluk. Bangsa Eropa, dalam hal ini Portugis, yang kala itu mulai mengarungi dunia, juga menjadikan Jazirah Arab sebagai sasaran penjelajahan dan penaklukannya.

Untuk mencegah masuknya bangsa portugis, al-kurdi bersama-sama masyarakat jeddah membangun benteng dan menara mengelilingi kawasan jeddah Lama, yang merupakan downtown (kawasan intinya) jeddah. Sang gubernur pun memasang bom meriam untuk menghalangi kapal dari portugis.
Berbeda dengan Makkah yang relatif homogen (karena hanya muslim yang dapat memasukinya), disana tergolong sebagai kota yang sangat kosmopolitan sejak masa-masa awal perkembangannya. Sebagai kota pelabuhan, Jeddah terbuka untuk didatangi kapal dari berbagai wilayah yang secara kultur dan keyakinan berbeda dari Makkah sebagai inti Jazirah Arab.
Berbagai jenis pekerjaan lahir karena aktifnya pedagang antarwilayah dan interaksi antarbudaya. Kalangan non-muslim yang berinteraksi dengan warga arab, namun tidak bisa memasuki wilayah arab maka mereka akan menetap di jeddah. Maka, tak diherankan dulu kota jeddah pernah dijuluki sebagai Balad Al-Qonasil atau kota konsulat dari berbagai negara dikota ini.
Belanda misalnya, mendirikan konsulatnya pada tahun 1872, yang dimanfaatkan sebagai kantor yang mengelola jamaah haji asal Hindia-belanda (Indonesia).
Haji Agus salim sempat menjadi anggota konsulat belanda di jeddah sebelum beliau kembali keIndonesia dan menjadi pemimpin Serikat Islam. Bahkan sebelum itu ada Perancis dan inggris mendahului belanda membuka konsulat di Jeddah.
Sebagai salah satu kota penting bagi umat Muslim, berbagai masjid penting sudah dibangun dikota ini sejak dahulu. Diantaranya ada Masjid Usman Bin Affan (yang dibangun pada abd ke-9 dan ke-10 Hijriah), Masjid Akash (yang dibangun pada tahun 1379 Hijriah) dan Masjid Me’mar yang dibangun oleh Mustafa Me’mar pada tahun 1384 Hijriyah

Daftar Umroh Murah 30 hari hanya 30 juta

daftar
Jabal Nur ‘Gunung Cahaya’

Jabal Nur ‘Gunung Cahaya’

jabal nur

Saat menunaikan ibadah umrah atau haji, umat Islam yang datang ke Mekkah juga bisa mengedukasi diri dengan berziarah ke Jabal Nur.
Jabal Nur merupakan gunung yang membentang di kawasan Hejazi, Mekkah. Gunung ini mendapat sebutan Gunung Cahaya. Salah satu area bersejarah di Jabal Nur ialah Gua Hira, yang menjadi tempat persinggahan Nabi Muhammad SAW saat menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril berupa lima ayat surat Al-Alaq.

Di sekitar gunung hanya ada padang pasir. Tidak ada pepohonan apalagi sumber air. Jabal Nur dan Gua Hira menjadi tempat Nabi Muhammad SAW beribadah dan merenungkan wahyu-wahyu dan amalannya.

Setiap harinya lebih dari 5.000 umat Muslim melakukan pendakian napak tilas di gunung setinggi 640 meter ini.
Sesampainya di puncak, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan Kakbah dari ketinggian.n Guru Besar Filologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M.Hum di Jabal Nur, Mekkah, Senin (26/8), mencatat setidaknya ada dua hikmah dan makna yang bisa didapat dengan berziarah ke Jabal Nur, yang pertama pelajaran spiritual.

“Untuk mendapatkan ketenangan dan pencerahan dan memberikan salam damai kepada orang lain itu membutuhkan satu kesucian diri, kesucian hati, dan perjuangan. Pada masa Rasul tentu lebih berat medannya naik ke tempat ini,” katanya seperti yang dikutip dari Antara.

Baca Juga : Paket Umrah September 9 Hari

Demi mencapai puncak gunung memang diperlukan perjuangan yang relatif berat karena medan yang terjal dan menanjak. Meskipun telah dibangun anak tangga namun tetap diperlukan fisik yang prima untuk bisa sampai di puncaknya. Setidaknya perlu waktu hampir dua jam dari kaki hingga bisa sampai ke puncaknya.

Jadi ada kontemplasi membersihkan diri. Kedua ada pesan kemanusiaan juga. Bagaimana Rasulullah dari puncak Jabal Nur melihat ke bawah itu kota Mekkah. Kita bisa membayangkan Rasulullah melihat masyarakatnya di Mekkah. Waktu itu digambarkan masyarakat jahiliyah dan perlu mendapatkan pencerahan. Rasulullah memiliki misi mencerahkan dengan ajaran wahyu yang diterimanya,” tambahnya.

Ia juga menekankan peran besar istri Rasul, yakni Siti Khadijah, yang mendukung penyebaran ajaran Islam yang damai. “Jamaah haji setelah melakukan puncak haji di Armuzna, sebagian di antara mereka menyengajakan ziarah ke tempat ini. Semoga bisa meneladani pelajaran spiritual dan kemanusiaan yang dialami Rasulullah,” sebut Oman.

Zakat lebih mudah dan praktis di zakatkita.org

Agen Travel Umroh Surabaya terpercaya dengan pembimbing terbaik, menjadikan perjalanan ibadah Anda lebih bermakna.

Nomor Izin U.491 Tahun 2021

Email
admin@nhumroh.com

Follow Kami :
Lokasi

Head Office
Perum IKIP Gunung Anyar B48, Surabaya

Copyright © 2022 PT Nur Hamdalah Prima Wisata